IFRAME SYNC

Mungkin JAKSA LUPA bahwa terdakwa dalam kasus penganiayaan berat dengan perencanaan ini adalah Mario Dandy.


Jakarta, postbanten.net

@Alto Bandibos di tweetertnya menayangkan bahw jaksa tidak adil tentang kekerasa.

Maka @Alto sempat menggugah bahwa jaksa dalam sidang meringankan pelaku kekersan.

Mungkin JAKSA LUPA bahwa terdakwa dalam kasus penganiayaan berat dengan perencanaan ini adalah Mario Dandy.

Sehingga pertanyaan-pertanyaan Jaksa lebih difokuskan untuk MERINGANKAN Mario Dandy.

Mungkin JAKSA LUPA bahwa ini adalah kasus penganiayaan berat dengan perencanaan sehingga JAKSA lebih tertarik menggali cerita-cerita pelecehan seksual yang sudah terbukti TIDAK BENAR di persidangan sebelumnya, yang juga dihadiri mereka.

Mungkin, setidak apa ya ia lihat, bahwa terdakwa Mario Dandy sudah punya Penasehat Hukum.

Sehingga JAKSApun terkesan turut membantu terdakwa lewat keengganan mereka menggali fakta-fakta tindak pidana, fakta-fakta perencanaan, fakta-fakta ancaman.

Tidak ketutup kemungkinan, bahwa fungsi mereka sesuai UU 11 Tahun 2021 adalah MENUNTUT, bukan MEMBELA terdakwa.

Ia berharap, bahwa mereka itu ada di ruang sidang sehingga untuk menjalankan tugas mereka.

Sehingga terlihat main HP, tidak berupaya untuk menggali keterangan saksi-saksi.

Mungkin ia akan sumpah/janji mereka, bahwa saya senantiasa menjunjung tinggi dan akan menegakkan hukum, kebenaran dan keadilan,

Menurut @seeksixsuck @MellisA_An, bahws Serta senantiasa menjalankan tugas dan wewenang dalam jabatan.

“Saya ini dengan sungguh-sungguh,
saksama, objektif, jujur, berani, profesional, adil, tidak membeda-bedakan jabatan, suku, agama, ras,
gender, dan golongan tertentu,”, katanya

Kata dia, dan akan melaksanakan kewajiban saya dengan sebaik- baiknya serta bertanggung jawab

“Sepenuhnya, kepada Tuhan Yang Maha Esa, masyarakat, bangsa,
dan negar”, ujarnya

#kawaldavid

@seeksixsuck @MellisA_An

Henry / eni / postbant

Berita Terkait

Top
.