mgid.com, 663616, DIRECT, d4c29acad76ce94f IFRAME SYNC
mgid.com, 663616, DIRECT, d4c29acad76ce94f

Warga berpukulasi tentang beredarnya Judol seperti jamur musin hujan.


JAKARTA, POSTBANTEN.NET. –

Mabes Polri di Jakarta, sudah menetapkan beberapa otak di balik terlaksana judi online di Hayum Wuruk Plaza Tower, senin (11/05).

Warga berpukulasi tentang beredarnya Judol seperti jamur musin hujan.

Pihak mabes Polri menetapkan judi online ini karena banyak warga jakarta jadi geladangan dan berantakan suami-istri karena judi online.

Langkah selanjutnya pihak polis akan cari otak pembuat judol ini.

Sehingga cepat berkembang ibarat jamur musin hujan.

Sekelompok warga jakarta minta pada pihak polisi tangkap semua dari otak pembuat sampai marketing dan tempat pembuat judol.

“Karena sudah meresahkan banyak orang di jakarta, dari keluarga harmonis menjadi keluarga berantakan kalah judol”, ujarnya Rahmad Hidayat, SH,.MH aktivis masyarakat lemah.

Dan Rahmad berpukulasi bahwa di Kominfo harus di tangkap juga yang tidak didelet judol yang beredar di jakarta.

“Jangan-jangan ada yang bayar, sehingga rakyat bisa tak percaya pada pemerintah, karena otaknya di asah dengan judol”, tuturnya Ramdam Rahayu.

Belum lama ini sebanyak 321 Warga Negara Asing (WNA) ditangkap dalam penggerebekan kantor pengelola judi online (judol) di Hayam Wuruk Plaza Tower.

Hasil penyelidikan sementara, ratusan WNA tersebut kedapatan mengelola 75 situs judi daring.

Direktur Tindak Pidana Umum (Dirtipidum) Bareskrim Polri Brigjen Pol Wira Satya Triputra mengatakan para pelaku menggunakan kombinasi dan variabel label berbeda guna menghindari blokir website di Indonesia.

Wira menambahkan barang bukti uang tunai hingga alat elektronik turut disita dalam penggerebekan ini.

“Wira menambahkan polisi selanjutnya akan melakukan penelusuran aliran dana hingga sponsor yang mendatangkan aktivitas para pelaku”, ujarnya Indra.

(gadis / feri)

Berita Terkait

Top
.
mgid.com, 663616, DIRECT, d4c29acad76ce94f