mgid.com, 663616, DIRECT, d4c29acad76ce94f IFRAME SYNC

PT. Probolinggo Big Power, mengusir wartawan dan kades saat kunjungan kerja kades.


Probolinggo, postbanten.net

Kepala Desa dan bersama Wartawan juga sasaran kemarahan Oner Perusahaan yang memperkerjkan warganya.

Menurut Informasi, keduanya kades dan wartawan di usir karena tidak mau di lihat apa yang di kerjakan dalam home industri.

“Kami dan kades terkena imbas Pengusiran Oleh istri dari pemilik perusahaan”, kaatanya. Yanti (40) warga, Rabu (4/1/2023).

Kata Yanti, bahwa kades dan wartawan di usir oleh PT. Probolinggo Big Power, saat kujungan kerja.

Kejadian pengusiran terhadap wartawan oleh istri dari pemilik perusahaan porang PT Probolinggo Big Power (PT.PBP)

Bahkan bukan hanya wartawan yang di usir, Kepala Desa Sukokerto Kecamatan Pajarakan pun ikut menjadi korban dari Owner perusahaan tersebut.

Setelah awak media konfirmasi kepada saksi utama sekaligus pemilik rekam kejadian dari awal di saat itu sedang meliput di PT. PBP (perusahaan porang) ber inisial SR.

SR mengatakan dan membenarkan adanya pengusiran terhadap wartawan.

“Bahkan rekamannya sudah disimpan dalam memori card sebagai bukti ketika dibutuhkan dalam proses penanganan kasus ini kepolisian nantinya,” ucap SR. dikutip TransTV45.com

Seperti yang dilangsir oleh Media nuansasinar.com, bahwa PT. Probolinggo Big Power ini sudah terbukti memperkerjakan masyarakat sekitar yang ada di Desa Sukokerto dan Tanjung.

Serta membantu dari perekonomiannya melalui sebagai pekerjanya.

Namun ironisnya, pernyataan tersebut dibantah keras oleh beberapa warga Desa Sukokerto, Kec Pajarakan Kab. Probolinggo

Jamaluddin selaku sekjen IWP (Ikatan Wartawan Probolinggo) mengatakan, pihaknya akan terus komitmen bersama F-Wamipro untuk mengawal kasus dugaan pengusiran oknum wartawan

“Kami akan teruskN kasus ke meja hijau, yang sudah dilaporkan dan saat ini sudah ditangani polres Probolinggo”, katanya Jamaluddin.

Ni / Deni / Yati / postb

Berita Terkait

Top
.