IFRAME SYNC

Banyak para pembeli rumah dengan diiming-iming Diskon besar-besar, ternyata pembeli rumah tertipu oleh deplover


Tangsel, postbanten

Banyak para pembeli rumah dengan diiming-iming Diskon besar-besar, ternyata pembeli rumah tertipu oleh deplover. Di Tabsir Sebanyak 23 pembeli rumah di Klaster Jasmine Residence 4, Pondok Kacang Barat, Pondok Aren, Tangerang Selatan (Tangsel), menjadi korban penipuan pengembang, selasa (01/02).

Menurut MS (42), salah satu korban, menceritakan dirinya membeli salah satu rumah di permukiman itu pada tahun 2018. Mereka sudah memasukan uang muka, uang DP dan uang lainnya, ternyata mereka belum mendapatkan rumah idamannya.

Rumah dibeli secara kontan dengan harga Rp 550 juta. Dia kemudian menandatangi perjanjian pengikatan jual beli (PPJB). Ternyata masih di janjikan oleh Pihek pengembang. Katanya sebentar lagi turun, namun sudah 5 tahun juga belum teralisasi.

“Saya minta uang di kembalikan oleh Pengembang berjanji bahwa rumah MS akan rampung dibangun dalam waktu satu tahun, terjadi tidak ada wujudnya”, katanya MS.

Menurut MS, pembeli lain membeli rumah dengan harga yang relatif sama, dengan rentang Rp 550 juta hingga Rp 600 juta, dikutip Kompas.com

“Harganya variasi sekitar Rp 550 juta-Rp 600 juta. Nah itu harusnya, dijanjikannya setahun pembangunan sudah jadi,” ujarnya saat dihubungi, Selasa (1/2/2022).

Namun, setahun berselang, sebanyak 21 unit rumah di klaster itu tak kunjung rampung dibangun dan para pembeli menuntut kompensasi.

Menurut MS, pengembang tak mampu membayarkan kompensasi ataupun melanjutkan pembangunan klaster.

Kata JM, Hingga Desember 2020, pembangunan tak kunjung selesai. Ada sebagian rumah yang baru rampung 20 persen, ada juga yang proses pembangunannya mencapai 90 persen

“Kami berharap ada pengembang, jika uannya yang tidak di kembalikan ia akan ,elaporkan ke pihak Polda Metro Jaya”, JM dari tertipu.

Henry/netty/postb

Berita Terkait

Top
.