mgid.com, 663616, DIRECT, d4c29acad76ce94f IFRAME SYNC
mgid.com, 663616, DIRECT, d4c29acad76ce94f

Aznil Tan : ada yang memberikan karpet merah pada pihak Asing.


Jakarta, postbanten.net.

“Bandara IMIP Morowali, Sulawesih Tengah diduga pihak pemerintah tak tahu berdirinya, sabtu (06/12) luar biasa negara ini.

Bahkan dugaan bandara itu sudah operasi sudah tahun.

Bahkan masyarakat bertanya-tanya, masak sih?

Bendara sebesar itu tak tahu.

Inilah koruptor yang luar biasa menjarah kekayaan negara indonesia.

Pada hal banyak menteri dan intelejen negara, kok bisa lolos dalam 5 tahun terakhir ini, kemana uang yang di kruk oleh penghianat negara ini.

Sehingga tidak tahu, alangkah naibnya para menteri dan aparat negara proyek bandara di Sulawesih sampai-sampai tidak tahu.

“Hal karpet merah pintu maling masuk, penjajah asing yang melalui penghianat negara”, tuturnya Aznil Tan di media sosial dan tiktok.

Menurut dia tan, bisa-bisa Menjarah atau menguras kekayaan alam Indonesia, para maling dari China.

“Kami menangis melihat tambang, kayu dan mineral di bawa ke negara china, untuk mensejahterakan rakyatnya”, ujarnya.

Kata Tan, bahwa dengan bebasnya melalui bandara inilah atas ijin dari Jokowi dan Luhut panjaitan,”  ujarnya Aznil Tan

Marilah Selamatkan Indonesia bersatu dan rebut kembali tanah-tanah peninggalan nenek moyang kita yang telah di rampas pihak asing.

Menurut Jenderal menteri Menhakam, kita ini sudah di tipu-tipu mentah-menta oleh aparat.

“Masak 5 tahun sudah operasi bandara di Sulawasih, yidak tahu”, katanya Syafri Sjamsoeddin Menhan.

Kata Syafri, Ia berharap akan tuntaskan sampai akar-akarnya, agar penghianat akan di tembak mati, dikutip tiktok.

(jajang / feri)

Berita Terkait

Top
.
mgid.com, 663616, DIRECT, d4c29acad76ce94f