mgid.com, 663616, DIRECT, d4c29acad76ce94f IFRAME SYNC
mgid.com, 663616, DIRECT, d4c29acad76ce94f

Kata LSM : Pihak kepsek tinggal tunggu di polisikan


Tangerang, postbanten.net.

Pihak orang tua murid dalam waktu dekat akan melaporkan kasus ini ke kantor berwajid, agar pihak kepala sekolah SMPN 1 Jayanti di penjarah, Kab Tangerang, Banten, minggu (19/04).

Orang tua murid akan melaporkan ke polisi tentang pungutan liar di sekolah.

Secepatnya, sekelompok orang tua murid merujuk ke kantor polisi laporkan Kepsek SMPN 1 Jayanti.

Apalagi orang tua akan mengumpulkan data yang bisa akan di bawa ke pihak polisi, untuk proses hukum.

Apalagi kata dia, sekolah ini negeri tidak boleh pungut biaya tampa ada surat dari Bupati dan Gubenur Banten.

Ia menilai Kepsek SMPN 1 Jayanti termasuk arogan dan diduga tamak.

Sekolah Menengah Pertama Negeri (SMPN) 1, Jayanti Kab Tangerang, Banten, Rabu (15/04)

Diduga pungutan liar dan melanggar surat perintah dan surat edaran Disdik Kab Tangerang dengan dalil apa pun bentuknya.

Ada sebagian orang tua murid tidak setuju dana tour Rp 1 juta hingga 2 juta di bebankan pada orang tua.

“Apalagi sekarang jaman susah di mintai uang tour jutaan, kami tak terima”, ujarnya Yoyon (45) sebut saja orang tua murid.

Menurut dia, Smp negeri 1 jayanti situdi tour ke bogor membebankan pada murid dengan biaya rp 1000 000.

Menurut cerita siswa, dengan dalih menginap 1 hari sedangkan jumlah siswa 300 orang dengan jumlah total rp 300 000 000.

Merinding mendengarnya, masih ada aja kepsek pungut biaya di luar pendidikan sekola

“Ada dugaan setor ratus juta rupiah kepala dinas pendidikan kabupaten tangerang”, ujarnya.

Ketika di mintai keterangan kepala sekolah Eko Warso,.M.Pd, tidak menjawab.

Bahkan Kepsek terkesan di datangkan terkesan menghindar.

(A.Tambah)

Berita Terkait

Top
.
mgid.com, 663616, DIRECT, d4c29acad76ce94f