IFRAME SYNC

Pendamping PKH dan Bhabinsa Menghadiri penyaluran BLT BBM di Desa Ramea Melalui Pos Dan Giro Kabupaten Pandeglang


PT Pos dan Giro kabupaten Pandeglang menyalurkan Bantuan langsung tunai (BLT) Bahan bakar minyak (BBM) di desa ramea kepada 314 keluarga penerima manfaat (KPM) kegiatan tersebut dilaksanakan di aula kantor desa ramea kecamatan mandalawangi kabupaten Pandeglang Sabtu 10/09/2022

Dalam sambutannya kepala desa ramea Busro. SE sebelum penyaluran di lakukan olah PT Pos dan Giro menghimbau kepada seluruh keluarga penerima manfaat (KPM) agar bisa menggunakan (memanfaatkan) uang tersebut sebaik mungkin belanjakan lah sesuai kebutuhan singkatnya,

Lebih lanjut Busro pun menjelaskan kepada awak media postbanten.net saya sebagai kepala desa tidak pernah memberikan mandat pada siapapun, apa itu perangkat desa maupun para ketua rukun tetangga (RT) untuk melakukan pemotongan sepeserpun dan ini jelas harus di terma utuh sebesar Rp lima ratus ribu rupiah (Rp 500.000) andaipun ada yang melakukan pemotongan, tolong cepat laporan kepada saya singkatnya,

Hadir dalam acara tersebut Pendamping PKH Haji Iyan serta tamu undangan lainnya, dan Serda Hadiri Bhabinsa desa ramea anggota Koramil mandalawangi 0105/Mdl, Serda Hadiri menjelaskan dan memberikan himbauan kepada warga masyarakat desa ramea untuk menjaga ketertiban dan keamanan serta selalu kompak dengan sesama dan alhamdulilah kegiatan acara ini berjalan lancar aman dan kondusif,singkatnya

Haji Iyan pendamping PKH pun menjelaskan bahwa dirinya hanya memantau dan monitoring kegiatan penyuluhan bantuan langsung tunai BLT bahan bakar minyak (BBM) ini agar tepat sasaran dan semoga bantuan tersebut bisa meringankan beban masyarakat pasca kenaikan bahan bakar minyak (BBM) pungkasnya

Sementara itu Ervan petugas penyalur dari PT Pos dan Giro Kabupaten Pandeglang menerangkan bahwa kami menjalankan tugas sesuai dengan peraturan pemerintah yang sudah ditentukan kami pun menjelaskan kepada warga masyarakat desa ramea yang mendapat bantuan tersebut agar memahami jumlah uang yang diterimanya untuk bantuan langsung tunai (BLT) bahan bakar minyak (BBM) sebesar seratus lima puluh ribu rupiah (Rp 150.000) per bulan dan diberikan untuk dua bulan jadi masing-masing KPM menerima sebesar tiga ratus ribu rupiah (Rp 300.000) dan ditambah satu pagu dari bantuan pangan non tunai (BPNT) satu bulan untuk bulan September sebentar.dua ratus ribu rupiah (Rp 200.000) jadi total yang di terima oleh masing-masing KPM sebentar lima ratus ribu rupiah (Rp 500.000), pungkasnya

(*Muhdi*)

Berita Terkait

Top
.