Partai yang berlambang Mersi ini tak usai-usai. Sekarang para pengurus Partai Demokrat hasil KLB

Medan, postbanten

Partai yang berlambang Mersi ini tak usai-usai. Sekarang para pengurus Partai Demokrat hasil KLB Deli Serdang menggugat Anggaran Dasar dan Anggaran Rumah Tangga (AD/ART) Partai Demokrat era Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) ke Mahkamah Agung (MA), sabtu (25/09).

Yusril digandeng oleh empat orang eks kader Partai Demokrat yang mengajukan gugatan tersebut. Yang disorot dalam AD/ART PD adalah soal kewenangan Majelis Tinggi yang begitu besar dalam Partai Demokrat. Poin ini akan diuji apakah sesuai atau tidak dengan asas kedaulatan anggota sebagaimana diatur dalam UU Partai Politik.

“Majelis Tinggi Partai di Demokrat diketahui memang memiliki kewenangan tinggi. Salah satunya soal penyelenggaraan KLB yang termaksub dalam Anggaran Dasar (AD) PD Bab X tentang Permusyawaratan Partai dan Rapat-rapat. Tepatnya pada Pasal 81 ayat 4”, katanya Yusril.

Menurut Yusril, Berikut Isi Selengkapnya, Pasal 81 (4) Kongres Luar Biasa dapat dilaksanakan atas permintaan: a. Majelis Tinggi Partai, atau b. Sekurang-kurangnya 2/3 (dua per tiga) dari jumlah Dewan Pimpinan Daerah dan 1/2 (satu per dua) dari jumlah Dewan Pimpinan Cabang serta disetujui oleh Ketua Majelis Tinggi Partai.

Selain itu, mengenai KLB diatur dalam Pasal 83 Anggaran Rumah Tangga (ART) PD Bab VII tentang Permusyawaratan dan Rapat-rapat. Berikut bunyinya: Pasal 83 (1) Dewan Pimpinan Pusat sebagai penyelenggara Kongres atau Kongres Luar Biasa.

“(2) Kongres Luar Biasa dapat dilaksanakan atas permintaan: a. Majelis Tinggi Partai, atau b. Sekurang-kurangnya 2/3 (dua per tiga) dari jumlah Dewan Pimpinan Daerah dan 1/2 (satu per dua) dari jumlah Dewan Pimpinan Cabang dan disetujui oleh Ketua Majelis Tinggi Partai”, katanya Yuril. (Suryadi/Netty/postb)

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.