IFRAME SYNC

LAGI LAGI DAN LAGI, JASA PENGURUGAN TIDAK MENGIKUTI ATURAN PERBUP


Tangerang kab, postbanten.net

Lagi-lagi dan lagi jasa pengurugan tidak lagi mengindahkan perbup (peraturan bupati) nomor 47 tahun 2018 tentang aturan oprasinal angkutan Batu, pasir dan tanah, galian C.

Ad hari sekjen FBR, Seharusnya dishub dan satpol PP lebih berpihak kepada keluhan warga, yang selalu di ganggu oleh deru bisingnya alat berat, mobil dan debu yang berserakan tanpa di bersihkan, oleh penyelenggara urugan.

Menurut adhari, Jangan semua di ukur dengan rupiah, tapi kalau aturan tidak di tegakan kami akan mengadukan hal ini kepada Bupati dan DPRD kab Tangerang. “Seolah-olah ada pembiaran dari pihak terkait tentang penerapan perbup tersebut., ” Ujar adhari.

Menurut dodi pedagang, sekitar lokasi mengatakan betul kami di kasih uang kordinasi 100rb, per-warung, tapi dengan catatan tanah yang berserakan itu di bersihkan dan di siram.

“Jangan sampai debu-debu itu pada nempel ke barang dagangan kami,” kata doli.

Menurut Imron, kami berharap pemerintah, baik Desa maupun kecamatan menindak lanjuti keluhan warga, semakin hari -semakin bertumpuk debu di prodak makanan kami.

“kami bisa rugi kalo hal seperti ini terus berlarut-larut. Sampai berita ini di turun kan”, Imron.

Kami dari tim media postbanten belum bisa mengkonfirmasi kepada camat dan kades yang susah di temui. (Saniman tato/Dedi/pn)

Berita Terkait

2 thoughts on “LAGI LAGI DAN LAGI, JASA PENGURUGAN TIDAK MENGIKUTI ATURAN PERBUP

  1. Pemerintahan setempat seperti acuh sj dgn kejadian ini.. Padahal kami sebagai warga selalu merasa terganggu dgn tumpahan tanah di dijalan.. Krn ketika tanah tsb kering menjadi debu.. . debu tsb sangat mengganggu sekali ketika melewati Jalan tersebut… Ada apa dgn banten?? ..

Top
.