IFRAME SYNC

Jangan-jangan kepala sekolah SMPN 9 Kota Tagerang Selatan, Banten korupsi ya,?


Tangsel,postbanten.net

Warga melihat baju seragam Coklat Tua, memprediksi bahwa Kepala Sekolah di duga korupsi, senin (06/03).

Jangan-jangan kepala sekolah SMPN 9 Kota Tagerang Selatan, Banten korupsi ya,?

“Pasti, ia korupsi, jika tidak kenapa pihak kejaksaan datang kesekolah, pasti ada apanya”, katanya Jujun (34) warga setempat.

Menurut Wandi juga hal yang sama ia katakan, Masak sih, Jaksa Masuk Sekolah pasti kurupsi kali?. sempat menghebohkan warga sekitar sekolah, ada apa ya, sambing ngomong bisik-bisik.

“Diperiksa, di periksa ya, jangan-jangan kepala sekolahnya di tangkap oleh kejaksaan”, katanya wandi (45) warga bisik-bisik di warung kopi.

Menurut Guru, Kejaksaan berkujungan di sambut Ratusan Siswa SMPN 9 Kota Tangerang Selatan.
Melalui program bertajuk Kejari Tangsel turut mengajak para pelajar untuk peka dan tidak takut untuk melapor jika melihat tindakan kriminal di sekitarnya.

Kejari Kota Tangerang Selatan (Tangsel) memberi wawasan perihal hukum kepada para siswa di Sekolah Menengah Pertama Negeri (SMPN) 9 Kota Tangerang Selatan,

Kasi Intel Kejari Tangsel, Hasbullah mengatakan, melalui program ini para siswa diajak untuk memahami wawasan ihwal hukum di Tanah Air.

Sehingga dengan demikian para pelajar menjadi tak buta hukum, meski masih berusia remaja.

“Iya jadi tahun ini pertama kalinya. Mungkin untuk tahun sebelumnya 2022 program ini, antara kami dan Dinas Pendidikan khususnya di Kota Tangerang Selatan.

Sudah berjalan dengan sangat baik sekali, dikarenakan pada waktu itu angka kriminalitas yang dilakukan oleh anak-anak di Kota Tangerang Selatan

Sangat tinggi sekali, Terutama dalam perkara tawuran ujar kasi intel Hasbullah jaksa asli warga Kabupaten Tangerang.

Namun dengan kegiatan Jaksa Masuk Sekolah ini, angka kriminalitas khususnya bagi para remaja terbukti dapat ditekan dan semakin turun.

“Insya Allah nanti ke depannya nanti bukan lagi menjadi makin turun. Namun tidak ada di Kota Tangerang Selatan terutama perkara mengenai tawuran tersebut,” tuturnya.

Hasbullah menerangkan, melalui program tersebut Kejari Tangsel mengedukasi para pelajar terkait keberadaan dan kewenangan institusi Kejaksaan.

Terutama dalam upaya penegakkan hukum di suatu wilayah.

“Agar anak-anak di sini mengetahui bahwa ada Lembaga Kejaksaan dalam penegakkan hukum itu. Jadi kami juga di sini menghimpun anak-anak yang mempunyai cita-cita baik khususnya menjadi seorang jaksa yang berintegritas itu seperti apa,” ungkap Hasbullah.

Selain itu, lanjut Hasbullah, Kejari Tangsel turut mengajak para pelajar untuk peka dan tidak takut untuk melapor jika melihat tindakan kriminal di sekitarnya.

Ia berkomitmen untuk terus mengawal jika terdapat kasus tindak kriminal, khususnya yang mengincar para pelajar.

Arfaiz / postb

Berita Terkait

Top
.