mgid.com, 663616, DIRECT, d4c29acad76ce94f IFRAME SYNC

Bareskrim Polri bersama Polda Jatim menggagalkan upaya penyelundupan delapan kontainer berisi minyak goreng siap ekspor ke Timor Leste


Jakarta, postbanten.net

Pihak Polri telah gagal menagkap minyak goreng, belum berhasil menyita barang bukti (BB) minyak Goreng, karena masih diduga ada yang mengawal minyak goreng sampai ke Timur-Timur Laste, minggu (15/05)

Puhak polri terus akan bekerja sama dengan pihak bea cukai surabaya, apakah ia barang minyak goreng 3 kontener itu ada dokumennya lengkap.

“Nanti akan kita pastikan, jika itu benar ada dokumen lengkap setidaknya, ia ada daftarnya bea cukai pelabuhan Surabaya”, kata Kabareskrim Polri Komjen Agus Andrianto

Bareskrim Polri bersama Polda Jatim menggagalkan upaya penyelundupan delapan kontainer berisi minyak goreng siap ekspor ke Timor Leste.

Kabareskrim Polri Komjen Agus Andrianto mengatakan delapan kontainer itu total mengangkut 162.642,6 liter atau 121,985 ton minyak goreng siap ekspor.

Ekspor itu melanggar kebijakan pemerintah yang telah melakukan pelarangan. Seharusnya kebutuhan minyak goreng dalam negeri dipenuhi.

“Pengungkapan kasus ini bermula dari informasi yang diberikan masyarakat kepada Polres Pelabuhan Tanjung Perak tentang dugaan pelanggaran ekspor minyak goreng,” kata Agus,

Adapun dua orang yang ditetapkan sebagai tersangka ialah R (60) dan E (44). Mereka merupakan biang kerok eksportir sekaligus penyebab kelangkaan minyak goreng.

Agus menyebut sebetulnya ada 11 kontainer berisi minyak goreng siap ekspor. Namun, tiga di antaranya sudah berada di Timor Leste.

Saat ini, kepolisian sedang berkoordinasi dengan Ditjen Bea Cukai melakukan penarikan tiga kontainer tersebut. dikutip Knews.id

“Sisa kontainer (delapan) berisi minyak goreng merek Linse, Tropis, dan Tropical disita, dijadikan sebagai barang bukti,” ujarnya.

Kedua pelaku melakukan aksinya dengan cara mengelabui petugas bea cukai dengan memasukkan barang yang tak sesuai pas tarif atau HS dan invoice persetujuan ekspor barang (PEB).

Dokumen ekspor tertulis barang-barang, seperti engsel pintu, cat, genteng, glass block mulia, alat-alat pipa, pipa pvc, sikafix tile adhesive, tong besi tutup lebar, snack, sterofoam, sendok bebek plastik, komputer, dan sparepart mobil aqua.

Jajang/jendro/henry/pontb

Berita Terkait

Top
.