IFRAME SYNC

Walaupun kuliahnya tak seperti Menko Luhut, setidaknya keberhasilan pencapaian kinerja sangat penting.


Jakarta, postbanten.net

Apa yang di bahas oleh menko Luhut Bisar itu terlalu, ini mepaparkan keberhasilan dalam mencapai target untuk Pendapatan Asli Negara (PAN), kamis (25/01).

Seharus Menko Luhut tak usahlah menyebutkan lulusan mana?.

Karena menurutnya, yang di utamakan adalah kinerjanya.

Walaupun kuliahnya tak seperti Menko Luhut, setidaknya keberhasilan pencapaian kinerja sangat penting.

“Saya juga berharap pada pak Luhut Bisar Menko, terlalu bicaranya”, katanya Menteri Investasi/Kepala Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM) Bahlil Lahadalia menyindir pendahulunya di BKPM yang disebutnya lulusan Harvard University.

Ia berharap, semua orang pasti ada kelemahan, soal bicara pendapatan PAN ayok buka-bukaan.

Bahlil memang tak gamblang menyebut sosok yang dimaksud, namun diketahui Kepala BKPM sebelum dirinya adalah Thomas Trikasih Lembong.

Bahlil sempat membandingkan kampusnya dengan Tom Lembong yang lulusan Harvard.

Ia menyebut meski hanya lulus dari STIE Port Numbay, Jayapura, dirinya berhasil menyelesaikan target investasi yang dipasang Presiden Joko Widodo (Jokowi).

“Dan di tahun 2023, target kami menaikkan jadi Rp 1.400 triliun, dan RPJM Rp 1.099 triliun.

Dan alhamdulillah tercapai sebesar Rp 1.418,90 triliun,” katanya dalam konferensi pers kinerja investasi tahun 2023 di Gedung Kementerian Investasi/BKPM, Jakarta Selatan, Rabu (24/1/2024), dikutip detikfinance.com.

Menko Menko Luhut mengatakan di ruang rapat ia ‘Kuliahi dimana’ Thomas Lembong Soal tahu soal PAN dan Nikel.

“Setahu saya sekolahnya biasa saja, dan kok bisa menjelaskan Hilirisasi”, kata Luhut dengan muka merahnya di depan banyak orang.

Menurut ia, bahwa Thomas Lembong Intelektualitas Anda sampai di mana?.

“Saya Ragukan ilmu anda”, katanya.

Henry / matapost

Berita Terkait

Top
.