IFRAME SYNC

Pembangunan Pagar TPU Di Desa Sukamantri Diduga Dinas PERKIM Tutup Mata


Tangerang kabupaten, postbanten.

Lanjutan pembangunan pagar TPU RT O4/02 Desa Sukamantri, Kecamatan Pasar kemis, kabupaten Tangerang. Diduga di kerjakan asal jadi, serta tidak sesuai Rencana Anggaran Biaya (RAB). Selasa (21/12/2021)

Pasalnya, di lokasi kegiatan tampak ada beberapa item material yang diduga dikurangi oleh kontraktor, seperti adukan perbandingan antara pasir dan semen, besi yang di pakai, batu herbel, serta beberapa material lainnya. Hingga tidak diperhatikannya Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3).

Proyek yang dikerjakan oleh
CV. SUKMA WIJAYA
sumber dana APBD Kabupaten Tangerang Tahun Anggaran 2021
biaya Rp 199,985,000,.
Waktu 30 Hari Kalender
Tidak diketahui panjang dan lebar bangunan ini, karena tidak tertera di papan informasi kegiatan.

Mirisnya baru satu hari pantauan awak media di lokasi pembangunan, papan proyek yang termpel di tembok (TPU) sengaja di cabut oleh pihak kontraktor.

Salah satu Lembaga Bantuan Hukum, Pengawal Masyarakat Banten Indonesia (LBH-PMBI) dan juga aktivis uje menyayangkan ulah kontraktor tersebut.
Menurutnya, pemasangan papan proyek nampaknya dianggap sepele oleh pihak ketiga (kontraktor), salah satunya proyek pembangunan pagar tempat pemakaman umum (TPU) di desa sukamantri, kecamatan pasar kemis, yang sengaja di cabut ucap uje.

Setiap proyek tanpa papan nama tidak sesuai dengan amanat Undang-Undang dan peraturan yakni Undang-Undang (UU) nomor 14 tahun 2008 tentang keterbukaan publik (KIP) dan peraturan Presiden (Perpres) nomor 70 tahun 2012 tentang perubahan kedua atas perpres nomor 54 tahun 2010 tentang pengadaan barang/jasa Pemerintah dan diperbarui dengan Perpres 16 tahun 2018 ungkap uje.

“Kami sebagai Lembaga Bantuan Hukum (LBH) akan menyurati kepihak instansi terkait.
kejaksaan, inspektorat, serta badan pemeriksa keuangan (BPK), banyaknya dugaan yang dilakukan pihak kontraktor. Karena anggaran yang digunakan adalah uang masyarakat tandasnya uje”.

(Ervin.PN/red postbant)

Berita Terkait

Top
.