IFRAME SYNC

AKBP M, terancam di penjarah, Kalau hasil penyelidikan terbukti maka akan diberhentikan, Tegas


Jakarta, Postbanten

Pihak polisi tidak main-main, kapolri tegas dan cakap dalam mejalankan tugas sebagai kaoilri, beliau, mengatakan jangan main-main, jika anggota saya terdaoat melakukan oerlawan hukuman adan di pecat dari kesatuan polisi, rabu, belum lama ini.

:”AKBP M, di copot itu sudah keputusan Polda, jika pihak polda Kepolisian Daerah (Polda) Sulawesi Selatan mencopot jabatan oknum perwira polisi AKBP M yang diduga menjadikan remaja putri berinisial IS (13) sebagai budak seks”, katanya Jendral.Pol. Listyo Sigit.

Bagus, cepat tanggap pihak polda Sunsel. Ia bekerja sudah sesuai perintah kapolri, tidak ada ampun para anggota polisi, yang memalukan Korps akan di proses hukum.

“Siapa-pun orangnya, akan kami pecat. Kami akan berbena untuk dalam tubuh Polri, sehingga masyarakat dapat mengerti, dan tidak ada pilah-pilih tentang hukum”, katanya

Sementara AKBP M, telah di proses hukum, kini menjalani penyelidikan lebih lanjutm agar polisi, akan hati-hati melakukan kerja

Kepala Bidang Hubungan Masyarakat Polda Sulsel Kombes Pol Komang Suartana mengatakan AKBP M yang pernah bertugas di Polairud telah dicopot dari jabatannya.

“Yang bersangkutan sudah diamankan dan dinonaktifkan dari jabatannya dan sekarang jabatannya telah digantikan,” kata Kabid Humas Polda Sulsel Kombes Komang, Selasa (1/3) pagi

Kombes Komang Suartana menegaskan jika tindakan pelaku terbukti maka dilakukan pemberhentian tidak dengan hormat (PTDH) dikutip jpnn.com

“Kalau hasil penyelidikan terbukti maka akan diberhentikan. Tegas, ini sesuai perintah Bapak Kapolda,” tegasnya.

Kabid Propam Polda Sulsel Kombes Pol Agoeng Adi Koerniawan membenarkan bahwa telah dilakukan penahanan terhadap AKBP M.

Langkah itu diambil untuk memudahkan proses pemeriksaan. “Untuk memudahkan proses pemeriksaan kami resmi tahan yang bersangkutan,” kata Agoeng, Selasa (1/3) pagi. Agoeng menjelaskan kasus ini bukan hanya ditangani Propam.

Agoeng memaparkan lebih lanjut, kami juga atas perintah kapolda, siapa-pun yang bersalah bahkan sampai melakukan perlawan hukun tetap kami proses.

“Untuk pemecetan itu ada di kebijakan pimpinan, apa lagi ia seorang perwirah, dan tidak ada apun dalam tugas, sesuai surat edaran polri, semua polisi melakukan perlawan hukum di pecat sangsi beratnya, bahkan di berhentikan dari polisi”, katanya Agoeng Propam

henry/netty/postb

Berita Terkait

Top
.