IFRAME SYNC

Tim Satgassus Nopel Baswedan, akan berpersional dalam melakukan tugas berat ini, setidaknya intimidasi saja ekspor-Inpor


Jakarta, postbanten.net

Nopel Baswedan matan KPK-RI ini akan menangkap kembali, para cukong-cukong yang penjahat uang negara, kini dengan pengalaman itu ia akan belajar terus cara menangkap penjahat.

Korupsi penjahat negara, uang negara seharus masuk pada pos anggaran ini jelas, tidak tahu kemana arahnya, dan di gunakan untuk keperluan pribadi dan golongan.

“Kami sudah membentuk Tim Satgas Satuan Tugas Khusus (Satgassus) Pencegahan Korupsi Polri, karena kami juga sudah berpengalaman carai melakukan penyelidikan lebih lanjut, sehingga, lawan kami ini tidak jauh dari tekanan-tekan oleh penjahat”, katanya Nopel Baswedan ketua Pimpinan.

Lanjut ia katakan, kami juga sudah kebal dengan intimidasi sejak kami bekerja di KPK, ya, kini tidak jauh dari itu, yang terpenting kami sebagas Tim Satgassus dan apa lagi sekarang dipimpin oleh saya sendiri Novel Baswedan melakukan site visit ke KPU Bea dan Cukai (KPU BC) Tipe A Tanjung Priok, Senin (30/5).

Satgassus tersebut didampingi oleh Direktorat Kepatuhan Internal dan Direktorat Penindakan dan Penyidikan Direktorat Jenderal Bea dan Cukai.

Berdasarkan keterangan yang di terima dari Satgassus Tipikor Polri, tujuan pelaksanaan site visi ini dalam rangka mendalami proses bisnis pemeriksaan barang di pelabuhan peti kemas, Tanjung Priok, Jakarta.di kutip Kumparan.com
Adapun kegiatan ini merupakan bagian dari pelaksaan perbaikan tata kelola ekspor dan impor dalam upaya perbaikan nilai Indeks Persepsi Korupsi (IPK) Indonesia. Hal itu senada dengan program Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo.
Saat ini IPK Indonesia yakni 38. Angka ini menempatkan Indonesia peringkat 96 di dunia dari segi IPK “Pelaksanaan program bersama antara Polri dan Kementerian Keuangan ini, diharapkan akan dapat mencegah peluang terjadinya korupsi pada kegiatan ekspor dan impor yang berimplikasi pada kemudahan berusaha dan peningkatan penerimaan negara,” demikian keterangan Satgassus.
“Kasus seperti ini sudah perna kami tangani, ini tidak jauh pembiayaan yang tinggi, bahkan ini biaya Espor-inpor ini ia mainkan di angka pengiriman”, katanya Nopel
Henry/postb

Berita Terkait

Top
.