Diduga Proyek yang mengerjakan oleh CV. Pelindo Jaya tak sesuai RAB. – POSTBANTEN.NET mgid.com, 663616, DIRECT, d4c29acad76ce94f IFRAME SYNC

Diduga Proyek yang mengerjakan oleh CV. Pelindo Jaya tak sesuai RAB.


Tangerang, POSTBANTEN.NET.

Diduga, Proyek Perkuatan 
Proyek Perkuatan Tebing Saluran Pembuang Cituri Jadi Sorotan Publik.

Proyek perkuatan tebing saluran Pembuang Cituri yang berlokasi di Kecamatan Kelapa Dua Kabupaten Tangerang Propinsi Banten menjadi perbincangan hangat masyarakat karena pelaksanaannya amburadul.

Anggaran boleh tinggi tapi pengawasan tidak boleh rendah. Proyek  perkuatan tebing saluran pembuang cituri dengan nilai kontrak Rp 977.618.400,00 sumber dana APBD Kabupaten Tangerang Tahun 2026.

Sebagai pelaksana CV. PALINDO JAYA dan waktu pelaksanaan 120 hari kalender diduga kuat menjadi proyek banjakan.

Pada Selasa 29 Oktober 2026 saat T. Manurung selaku Ketua Umum DPP LSM – BPPB investigasi dilapangan ditemukan sejumlah kondisi yang diduga tidak sesuai standar pelaksanaan pekerjaan kontruksi, diantaranya.

Area pekerjaan tidak dilengkapi pembatas pengaman yang memadai, rambu keselamatan juga terlihat minim (hanya beberapa traffic cone), dan kondisi pekerjaan beton jelas  terlihat.

Keropos (honey combing) yang mana agregat kasar tampak pada sejumlah bagian permukaan beton, serta para pekerja hanya ada 3 orang.

Tak hanya itu, untuk pekerjaan pengangkatan lumpur jelas tidak ada dilaksanakan. Diarea pekerjaan masih terdapat pepohonan yang lebat dan tidak ada penebangan.

Begitu juga dengan pekerjaan pembesian yang menggunakan besi ulir wiremash berdiameter 8 mm, bukankah lebih layaknya besi anyaman berdiameter 10 mm.

Kondisi ini sangat disayangkan mengingat tujuannya untuk menciptakan lingkungan yang nyaman dan layak, proyek perkuatan tebing saluran pembuang Cituri diduga dikerjakan tidak sesuai Rencana Anggaran Biaya (RAB) yang ditetapkan.

Hingga berita ini diterbitkan Kepala Dinas Bina Marga dan Sumber Daya Air Kabupaten Tangerang, dan pihak pelaksana belum berhasil dikonfirmasi terkait dugaan ketidaksesuaian pekerjaan dengan RAB tersebut.

(A. Tamba) .

Berita Terkait

Top
.
mgid.com, 663616, DIRECT, d4c29acad76ce94f