mgid.com, 663616, DIRECT, d4c29acad76ce94f IFRAME SYNC

Warga sekitar SDN III Pakuhaji mengeluh saat hujan sekolah banjir.


Tangerang, postbanten.net

Jalan raya pasarpakuhaji-rawakidang, Desa Pakualam, Kec. Pakuhaji Kab. Tangerang, Banten, karena tidak ada parit dan slokan tidak ada, akhirnya air hujan cari terndah.

Air mengalir ke tempat rendah, ternyata Sekolah Dasar Negeri (SDN) III Pakuhaji di Desa Pakualam yang terendah dan pembuang air juga tidak jalan.

Kini SDN III Pakuhaji tergenang air di halam sekolah, pihak sekolah dan dinas terkait, diduga tak ada niat membangun sekolah yang banjir.

Pada hal SDN III itu milik pemkab Tangerang, tetapi tidak ada solusinya, tentang pembangunan sarana dan prasarana sekolah.

Tahun 2023 lalu perna di betulin dari Kecamatan Pakuhaji, tetapi belum memberikan maxsimal saluran airnya.

“Kalau banjir di halaman sekolah itu seperti danau, dan becek”, tuturnya Hamdani (45) Warga.

Sudah jalanya tidak ada parit dan slokan juga tidak ada sehingga air yang kejalan menujuh ke sekolah.

Pihak dinas terkait belum ada solusinya untuk mengatasi banjir di sekolah.

“Ya, benar. Kalau mungsin hujan air hujan itu buangnya bukan ke saluran, tetapi dari jalan lalu muaranya dan penampung di SDN III Pakuhaji”, Dadang (54) orang tua murid.

Lanjut Dadang, seyogyanya pemerintah tanggap tentang sarana dan prasarana sekolah.

( Henny / feri )

Berita Terkait

Top
.