mgid.com, 663616, DIRECT, d4c29acad76ce94f IFRAME SYNC

Polisi menangkap pelaku kejahatan seksual. Pemuda Sukabumi itu mencabuli seorang siswi madrasah


Bandung, postbanten.net

Pihak polisi polresta Bandung akan menangkap pelaku, karena ada laporan. Begitu dapat laporan, pelaku langsung di giring ke polresta bandung, jawa barat.

Pihak Kelurga tidak terima, anaknya masih umur 14 tahun masih duduk di bangku sekolah SMP, kini di hamilin oleh pihak pelaku. kamis (26/05)

Dasar itulah polisi bisa menangkap pelaku dari di tempat rumah pelaku. Polisi menangkap pelaku kejahatan seksual, pemuda Sukabumi itu mencabuli seorang siswi madrasah. Akibatnya korban hamil hingga melahirkan.

“Ini adalah Aib buat keluarga, anak kami 14 tahun sudah hamil dan bahkan melahirkan anak, ini juga sebuah bahan gujingan di tetanggga, anak tidak menikah hamil dan melahirkan tampa ada seoarang bapaknya”, kata jujun (34) masih kerabat keluarga

Menurut Unit PPA Polres Sukabumi, Berkas dan tersangka sudah dilimpahkan dari polsek ke polres, tunggu saja, ini semua berjalan sesuai.

“Kita mengamankan seorang pria berusia 22 tahun diduga pelaku pencabulan-persetubuhan anak di bawah umur. Korban berusia 14 tahun, pihak keluarga korban sendiri sudah membuat laporan polisi ke Polsek Kalibunder,” kata Kasatreskrim AKP I Putu Asti Hermawan, Rabu (25/5/2022).

Awalnya keluarga korban sempat akan menempuh jalur kekeluargaan dan berniat menikahkan keduanya. Namun hal itu tidak diikuti pelaku dan keluarganya.

Menurut I Putu, pihaknya langsung menangkap pria tersebut setelah keluarga korban membuat laporan. Polisi menetapkan dia sebagai tersangka.

“Kasusnya nanti dilimpahkan ke Unit PPA Polres Sukabumi. Berkas dan tersangka sudah dilimpahkan dari polsek ke polres. Dia (tersangka) lulusan sekolah menengah dan dia berstatus pacar korban. Untuk informasi lengkapnya kita menunggu hasil pemeriksaan,” tutur Putu

Korban pencabulan itu melahirkan anaknya pada Sabtu (21/5). Pihak keluarga mengaku tidak mengetahui korban tengah hamil karena postur tubuhnya kecil.

“Selama ini dia hanya mengeluh sakit perut, sama sekali tidak tahu dalam kondisi mengandung. Tahu-tahu terakhir pada Sabtu pagi, dia melahirkan,” kata ayah korban kepada detikJabar.

Usai melahirkan, korban mengungkap sosok pria atau ayah anaknya itu. “Anak saya sekarang naik ke kelas du. Pria (tersangka) itu datang ke rumah sekitar September-Oktober. Namanya anak muda mungkin pacaran ya. Hanya dua bulan pacaran, anak saya ditinggal pergi oleh pria tersebut,” ujar sang ayah.

Hariyanto/teti/netty/postb

Berita Terkait

Top
.