mgid.com, 663616, DIRECT, d4c29acad76ce94f IFRAME SYNC

Namanya penyidik sah, sah saja jika itu bisa mendasar untuk melacak keberadaan masiku.


Jakarta, postbanten.net

Hasto Sekjen PDIP tuding KPK arogan, namun tak seperti. Anggota pihak penyidik sudah wajar, menayakan Handphone untuk menjadi barang bukti.

Karena keterangan Hasto dan Kusnadi berbelit-belit.

“KPK memaksa dan meminta HP kami berdua”, katanya Hasto.

Kata Hasto, KPK terlalu arogan, karena penyitaan barang milik kami di paksa.

Menurut informasi, bahwa Hasto berlibihan.

Sehingga ada histing pihak penyidik melakukan penyitaan HP agar Masiku bisa ketangkap.

Berarti secara emosional KPK memprediksi bahwa komonikasi masiku bisa saja melalui HP Hasto.

Sekarang di tuding, bahwa KPK arogan.

Hasto menyampaikan pada wartawan, bahwa KPK sudah luar jalur.

Namanya penyidik sah, sah saja jika itu bisa mendasar untuk melacak keberadaan masiku.

Lalu, KPK menjawab tudingan adanya pemalsuan dokumen dalam proses penyitaan barang milik Sekjen PDIP Hasto Kristiyanto dan stafnya bernama Kusnadi.

KPK menegaskan Hasto dan Kusnadi telah menandatangani surat berita acara penyitaan yang dikeluarkan oleh pihak penyidik KPK, untuk memperbudah dalam penyelidikan.

“Saya ulangi kembali bahwa administrasi penyitaan barang bukti elektronik maupun dokumen sudah ditandatangani oleh Pak Hasto dan Pak Kusnadi”, kata Tessa Mahardhika pada wartawan di gedung merah putih di jakarta, dikutip detiknews.com.

Kata Tessa, tak ada malah penyitaan barang bukti, selagi itu wajar.

Sedangkan penyitaan barang bukti baik berita acara penyitaan maupun tanda terimanya, sudah sesuai prosedur,” kata Jubir KPK Tessa Mahardhika di Gedung Merah Putih KPK, Jakarta Selatan, Jumat (21/6/2024)

(Henry / Sam )

Berita Terkait

Top
.