mgid.com, 663616, DIRECT, d4c29acad76ce94f IFRAME SYNC

Mahfud MD Kominkumham kaget wakilnya Edward Omar di jadikan oleh KPK pemanggilan tersangka.


Jakarta, postbanten.

Diduga Edward Omar melakukan tindakan korupsi, namun korupsi yang di lakukan oleh Edward Omar tidak di jelaskan oleh surat pemanggilan, jumat (11/11).

Ia mengga, bahwa ia tak perna ada panggilan tertulis dan lisan pun juga ia belum dapat.

Namun, kini ia di jadikan tersangka oleh KPK, dan tersangka itu juga belum tahu.

“Setidaknya ia menuduh atau dugaan setidaknya ada saksi dan beberapa saksi yang ia minta keterangan dalam penyelidikan”, katanya Edaward Omar Wakil Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia (Wamenkumham).

Ia diduga ada mamfaatkan kami dalam surat panggilan dugaan tersangka, apakah ia mengali informasi untuk menjatuhkan Mahfud MD, Menteri KoordinatorHukum dan Ham.

Menurut Edward Omar Sharif Hiariej alias Eddy Hiariej mengaku belum menerima Surat Perintah Dimulainya Penyidikan (SPDP) dari Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).

Karena itu, Eddy pun mengaku tak tahu soal penetapan tersangka kepada dirinya.

Hal itu disampaikan Eddy melalui Koordinator Humas Setjen Kementerian Hukum dan HAM Tubagus Erif Faturahman.

Beliau [Eddy Hiariej] tidak tahu menahu terkait penetapan tersangka yang diberitakan media karena belum pernah diperiksa dalam penyidikan dan juga belum menerima sprindik maupun SPDP,” ujar Erif melalui keterangan tertulis, Jumat (10/11).

Erif mengatakan Kementerian Hukum dan HAM akan melakukan koordinasi lebih lanjut terkait pemberian bantuan hukum kepada Eddy. dikutip CNNIndonesia.com

“Kita berpegang pada asas praduga tak bersalah hingga ada putusan pengadilan yang bersifat tetap,” kata dia.

Dalam hal ini sampai kasus ini pada pihak Mahfud MD Kominkumham, bahwa ia sempat berang.

“Baik, kami akan bantu untuk hukum pada Edward Omar Wakil Kominkumham akan di berikan perlindungan hukum”, katanya Mahfud MD.

henry / postban

Berita Terkait

Top
.