IFRAME SYNC

KPU dan Pawaslu harus di panggil dan ada seorang caleg yang belum pemilu sudah membagikan uang tunai.


Tangerang, postbanten,net

Laporkan caleg, ada oknum wartawan yang diduga digolimi oleh caleg yang membagikan bantuan kepada masyarakat yang tidak mampu, senin (31/07).

Kini oknum jurnalis akan meliput calon yang membagikan bantuan tunai kepada yatim piatu dan janda, akan beberurusan dengan aparat hukum.

Diduga calon dari Daerah Pasarkemis Kab. Tangerang, Banten, saat ada acara sosialisasi untuk pendukungnya, sudah membagikan bantuan, ini bisa curi star.

KPU dan Pawaslu harus di panggil dan ada seorang caleg yang belum pemilu sudah membagikan uang tunai.

Diakui, saat wartawan ingin meliput kegiatan para caleg, mereka tidak diperbolehkan memasuki area acara yang digelar para caleg, Sabtu (29/07).

Pasalnya, yang berhadapan dengannya mengaku sebagai satpam yang mengawal kelancaran acara caleg.

Sehingga mereka yang mengaku sebagai jurnalis menggerutu dan tidak bisa masuk dalam acara sosialisasi caleg yang tidak menyebutkan dari mana asal calegnya. “Anda dari mana, Pak, mau ke mana? Sini.

Jika Anda datang, Anda harus memiliki surat undangan. Kalau bapak undangan pasti bisa masuk.

Apalagi wartawan tidak boleh masuk ke acara ini,” ujar security yang enggan diungkap identitasnya itu kemungkinan.

Pihak keamanan sempat melarang mereka yang mengaku wartawan masuk karena diduga wartawan tidak membawa apa-apa setelah tidak diperbolehkan masuk.

Kemudian yang mengaku sebagai jurnalis menggerutu dan meliput serta tidak masuk ke dalam acara karena calon yang tidak disebutkan identitasnya.

“Ya harus kita maklumi Senior itu, mungkin SDM atau pengetahuan satpamnya masih di bawah level,” kata wartawan tersebut.

Menyebutnya SIN Menurut SIN, mungkin dia tidak mengerti alias atau mungkin dia hanya berpura-pura, mencari wajah orang agar mereka bisa mengatakannya. Mungkin seperti itu waktu itu senior, satpamnya hebat, kata Euy.

Menurut Euy, kemungkinan Satpam akan dijerat dengan UU Pers 1999 tentang menghalang-halangi pekerjaan pers, bisa saja gantung diri.

“Saya harap kalau lapor tolong, dia senior untuk makan, dia susah. Bagaimana cara membayar kasus pengadilan,” katanya di Whatsapp.

Henry / postbant

Berita Terkait

Top
.