mgid.com, 663616, DIRECT, d4c29acad76ce94f IFRAME SYNC

Kompol. I Gusti Kapolsek menjelaskan bahwa bebera hari lalu, kapolsek bersama kanit kejahatan dan kriminalitas menangkap sekitar 15 orang yang di bawah umur.


Tangerang, postbanten.net

Para pelajar sempat membawa golok dan benda-benda yang keras seperti tauran yang terjadi di TV dan Vidio, (06/06).

Anak-anak ini masih lapbil harus ada pendidikan oleh guru dan orang tua, sehingga tidak brutal.

Kejadian ini sudah hampir 2 minggu lalu, namun baru sekarang-sekarang ini orang tuanya terbongkar.

Bahkan saat anaknya di tangkap polisi baru tahu, hal ini di TKP di Kampung Duri, Desa Pakualam, Kecamatan Pakuhaji, Kab. Tangerang pada malam minggu.

Kompol. I Gusti Kapolsek menjelaskan bahwa bebera hari lalu, kapolsek bersama kanit kejahatan dan kriminalitas menangkap sekitar 15 orang yang di bawah umur.

Dari 15 orang itu semua pelajar SMPN Pakuhaji dan beberapa orang yang terjaring oleh saat tauran di TKP Pasar Pakuhaji Kab. Tangerang.

Dengan sigapnya pihak Polsek Pakuhaji dan untung dari 15 itu tidak sempat melakukan kekerasan terhadap temannya.

Ke-15 itu keburu ketangkap dan di amankan oleh pihak oleh Anggota binmas polsek pakuhaji melaksanakan penyuluhan kepada para siswa-siswi di SMP N 1 Pakuhaji. Jumat.

Kata Kompol I Gusti kegiatan ini di berikan penyuluhan terhadap para siswa yang di tangkap, bahkan ia panggil Guru dan orang tua untuk mendidik.

“Bahkan para siswa bersama orang tua ini menanda tangani surat tidak akan di ulang lagi”, katanya I Gusti Kapolsek Pakuhaji, Polres Metro Kota Tangeran, melalui WhatsApp.

Menurut Orang Tua siswa, ia akan mengawasi anak-anaknya dan bekerjasama dengan pihak sekolah.

“Kami akan telaten lagi dalam memberikan izin kepada anaknya, yang sudah ada kasus ini dan ini membuat acuan pada orang tua mengawasinya”, katanya Ibu Nuriah (45).

Henry / postbant

Berita Terkait

Top
.