mgid.com, 663616, DIRECT, d4c29acad76ce94f IFRAME SYNC

Hasto berharap KPK yang baru harus buka kasus E-KTP.


Jakarta, postbanten

Hasto Kristiyanto Sekjen PDIP akan melaporkan kejadian ini buntutnya intervensi tentang jokowi dalam pencegalan kasus E-KTP, minggu (17/12).

Karena tak pantas jokowi membatasi kinerja kerja eks Ketua KPK Agus Raharjo terpojok dalam kasus yang di lakukan oleh para petinggi partai.

“Kami akan mendukung kinerja eks KPK Agus, jika jokowi memang membatasi kenerja KPK, berarti Jokowi menghalangi pihak KPK”, katanya.

Hasto akan mendukung penuh kenirja Eks ketua KPK agus.

Jika perlu ketua KPK yang baru, lanjutkan kinerja Agus yang sempat tertunda dalam penyelesaian dugaan korupsi E-KTP.

“Tidak ada kinerja KPK yang intervensi dari penjabat Negara, hal ini tetap di proses hukum”, katanya.

Menurut Sekretaris Jenderal PDIP Hasto Kristiyanto merespons eks Ketua KPK Agus Rahardjo yang dilaporkan ke Bareskrim buntut mengaku diintervensi Presiden Joko Widodo (Jokowi) untuk menghentikan kasus KTP Elektronik (e-KTP).

Hasto menilai memang tidak mudah untuk memberantas korupsi di Indonesia.

Namun Hasto meyakini banyak pihak yang mendukung dan meyakini Agus sebab dia dianggap sebagai figur yang mempunyai kredibilitas oleh para aktivis pro demokrasi

Banyak dukungan dari masyarakat yang diberikan Pak Agus Rahardjo atas pernyataannya.

Karena memberantas korupsi memang tidak mudah, diperlukan suatu semangat juang dan juga keteguhan di dalam menegakkan prinsip-prinsip kejujuran dan integritas itu,” kata Hasto di Kantor DPP PDIP, Jakarta, Sabtu (16/12).

Menurut Hasto permasalahan ini bisa dibuktikan dengan tes kebohongan.

Hasto menjelaskan melalui tes kebohongan publik bakal mengetahui apakah benar pengakuan dari mantan pimpinan lembaga antirasuah itu.

“Banyak dukungan dari masyarakat yang diberikan Pak Agus Rahardjo atas pernyataannya.

Karena memberantas korupsi memang tidak mudah, diperlukan suatu semangat juang dan juga keteguhan di dalam menegakkan prinsip-prinsip kejujuran dan integritas itu,” kata Hasto di Kantor DPP PDIP, Jakarta, Sabtu (16/12).

Menurut Hasto permasalahan ini bisa dibuktikan dengan tes kebohongan.

Hasto menjelaskan melalui tes kebohongan publik bakal mengetahui apakah benar pengakuan dari mantan pimpinan lembaga antirasuah itu.

“Sehingga tinggal dibuktikan saja. Kan bisa dibuktikan keterangan seseorang itu betul atau tidak melalui tes kebohongan [lie detector],” ujar dia, dikutip CNN Indonesia .

Hasto berharap tidak ada lagi intervensi terhadap para penegak hukum, termasuk pimpinan KPK

“Tinggal mana yang melakukan kebohongan terhadap publik,” tegasnya.

Agus menjadi sorotan publik belakangan ini usai mengatakan Jokowi sempat marah kepadanya di Istana dan meminta kasus e-KTP yang tengah diusut KPK pada 2017 itu dihentikan.

henry / postban

Berita Terkait

Top
.