mgid.com, 663616, DIRECT, d4c29acad76ce94f IFRAME SYNC

Bahwa ia harus menghadap ke Dekan, ternyata mahasiswa meludak atas tidak puasnya pada pihak kampus.


Medan – postbanten.

Rencana pihak kampus di adakan pakir berbayar, untuk menambah pendapatan kampus, sabtu (17/06)

Namun, di berlakukannya pakir berbayar menambah pengelyaran mahasiswa.

“Kami juga berharap pakir motor tak usah pakai prabayar, selama ini ia di pungut 1 kendaraan bermotir di atas rata-rata”, kata Dirman salah satu mahasiswa.

Menurut Dirman, kalau ßudah prabayar itu repor, apa lagi pakai link àplikasi.

Menurut Ketua Komisariat GMNI Universitas Prima Indonesia (UNPRI), Ria Anglina Syaputri Sitorus disandera oleh Dekan Fakultas Hukum UNPRI.

Karena dituduh menggerakkan aksi mahasiwa yang akan berjuang memperoleh hak mereka di UNPRI.

Ria mengaku, sehari sebelumnya ia mendapatkan telepon dari Ketua Yayasan Universitas Prima Indonesia, Prof. Dr. I Nyoman Ehrich Lister.

Ria diminta menghadap langsung untuk mempertanggungjawabkan isu yang beredar bahwa ia dan beberapa mahasiswa lainnya berkumpul.

Untuk menolak beberapa kebijakan di UNPRI, salah satunya parkir berbayar yang diterapkan kepada mahasiswa.

Selang beberapa saat kemudian, Ria kembali menerima telepon dari Sekretaris Program Studi Fakultas Hukum UNPRI.

Bahwa ia harus menghadap ke Dekan, ternyata mahasiswa meludak atas tidak puasnya pada pihak kampus.

“Saya datang ke ruang Dekan. Disana saya diminta untuk memberhentikan pergerakan mahasiswa yang dinilai akan merugikan UNPRI.

Sekitar dua jam lebih saya di dalam ruangan diminta untuk menghentikan pergerakan yang sudah dimulai oleh mahasiswa UNPRI,” jelas Ria, Kamis (15/06/2023). Dikutip sumut24.co

Di dalam ruangan, Ria yang hanya menemui Dekan Fakultas seorang diri mengaku terus ditekan untuk menghentikan aksi mahasiswa.

Aprizal / postbant

Berita Terkait

Top
.