IFRAME SYNC

Anak kecil seharusnya di lindungi oleh orang tuanya, namun sebaliknya anaknya di siksa dan dan di injak-ijak.


Jakarta, posbanten.net

Vidio kekerasan sempat banjir para penonton dan bahkan para natizen juga sempat menyumpain orang tua yang kurang adap, kamis (01/06).

Anak kecil seharusnya di lindungi oleh orang tuanya, namun sebaliknya anaknya di siksa dan dan di injak-ijak, di cabak rambutnya dan sampai wanita cilik itu maringis kesakitan.

“Tolong, tolong, sudah bu, sudah bu, sakit bu, sakit bu”, jiritan anak kecil itu sambil nangis.

Sampai anak itu berteriak tidak satupun yang nolong, semoga orang tuanya di azab ya.

“Mudah-mudahan orang tua yang menyisak wanita cilik ini di azab sama allah”, katanya Bunda Yanti, setelah menonton vidio yang sempat di kirim ke WhatsApp.

Informasi yang beredar anggota DPR-RI juga ikut mengomentar bahwa orangtuanya tidak beradap kejih.

Video yang memperlihatkan seorang anak dianiaya oleh perempuan dewasa beredar di media sosial.

Salah satu yang mengunggahnya adalah Wakil Ketua Komisi III DPR RI dari Partai Nasdem Ahmad Sahroni pada Selasa (30/5/2023).

Dalam video itu, seorang anak perempuan telungkup di lantai dan diinjak bagian punggungnya.
Rambut sang anak juga dijambak oleh perempuan dewasa.

Perempuan itu bahkan menginjak kepala, perut dan dada sang anak, hingga menyundutkan rokok ke pipi korban.

Di bagian keterangan video, Sahroni menyatakan kegeramannya terhadap aksi penganiayaan anak itu.

Wakil ketua komisi hukum DPR itu juga meminta bantuan warganet untuk menelusuri sosok pelaku, tempat dan waktu kejadian tersebut.

“Ini di manaa yah…. biadaaaaabbbbb… mohon bantuan temen2 Cariii yah,” seperti dikutip dari akun instagram @ahmadsahroni88, Selasa (30/5/2025). dikutip kompas.com

Merespons unggahan Sahroni, anggota Direktorat Reserse Kriminal Umum Polda Metro Jaya Aiptu Jakaria atau Jacklyn Choppers menyampaikan, peristiwa penganiayaan anak itu terjadi di Argentina.

“Itu kejadian di Mendoza Argentina bukan dikite, udah ditangani kepolisian sana Trimakasih,” tulis Jacklyn pada kolom komentar di unggahan Sahroni.

Saat dikonfirmasi lebih lanjut, Jacklyn menegaskan bahwa kasus itu bukan terjadi di Indonesia.

davi / deni / postbant

Berita Terkait

Top
.